Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memilih Ponsel Gaming Terbaru 2023

Zaman sekarang sudah tidak dapat dipungkiri lagi jika kecanggihan teknologi menjadi sebuah mesin pendukung berbagai kebutuhan hidupan. Tidak hanya secara fisik ataupun untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi teknologi saat juga dapat membantu penggunanya secara emosional atau batin.


Salah satunya adalah bermain games. Games bisa membangkitkan emosi pemainnya dan memacu adrenalin dari seorang games. Bermain games dapat membuat hati penggunnya menjadi senang dan refresh, akan tetapi juga bisa membuat kesal. Bagi kamu yang suka bermain games, tentunya sudah tidak asing kan jika merasa kesal karena kalah bermain games?


Ada saja penyebabnya mengapa bisa kalah, salah satunya karena ponsel yang digunakan tiba-tiba nge-lag maupun not responding ketika kamu sedang memainkannya. Dengan demikian kamu menjadi tidak dapat bermain game dengan baik bukan? Agar bermain game kamu lancar maka kamu harus memilih ponsel gaming yang sesuai dengan spesifikasi game yang kamu mainkan.


Tips Memilih Ponsel Gaming

Dalam memilih ponsel untuk gaming kamu harus memperhatikan spesifikasi dari ponsel dan game yang ingin kamu mainkan. Berikut ini Ada beberapa tips dalam memilih ponsel gaming:


1. Utamakan Chipset dan GPU Paling “Gahar”

Chipset atau System on Chip jelas menjadi pertimbangan pertama yang cukup krusial jika kamu menempatkan gaming sebagai kebutuhan utama sebagai prioritas penggunaan ponselmu. Pada sebuah komponen kecil inilah semua data komputasi ponsel diproses serta diolah. Chipset merupakan komponen penting yang akan sangat menentukan kestabilan saat digunakan untuk bermain game.


Untuk segmen ponsel secara umum kita mengenal Qualcomm serta MediaTek sebagai dua manufaktur raksasa yang memonopoli peredaran chipset. Disisi lain, jika ditelisik lebih jauh, kamu juga pasti akan mengenal Exynos besutan Samsung, Kirin yang dirakit dan dikembangkan Huawei, dan juga seri “Ax” yang eksklusif Apple ciptakan untuk deretan perangkat mobile mereka.


Lantas, chipset seperti apa yang untuk bermain game? Jawabannya dapat bervariatif dan sangat bersifat subjektif. Ini semua tentang kebutuhan dan dana yang kamu punya. 


2. Tidak Hanya Kapasitanya, Pahami Juga Jenis RAM yang Ada

Besarnya kapasitas RAM tentu akan semakin banyak juga informasi yang dapat disimpan di dalamnya sehingga akan menghasilkan performa yang semakin optimal. Anggapan tersebut memang benar, tapi tidak sepenuhnya tepat. Sebab, selain kapasitasnya, kecepatan RAM juga harus kamu perhatikan.


Secara teknis RAM yang digunakan pada sebuah ponsel adalah DRAM, yang artinya Dynamic Random Access Memory. Dengan perkembangannya, RAM jenis ini kemudian mendapat inovasi lanjutan dan berganti nama menjadi LPDDR yang dirancang sebagai RAM hemat daya untuk ponsel.


Beruntungnya kamu karena saat ponsel keluaran terbaru saat ini rata-rata sudah menggunakan RAM berjenis LPDDR4 atau setidaknya LPDDR3. Untuk menjalankan game-game 3D dengan ngegas dan lancar, kamu wajib mempunyai ponsel dengan besaran RAM minimal 3GB serta berasal dari salah satu jenis RAM di atas.


3. Layar serta Resolusi Demi Visual untuk Kenyamanan

Perkembangan game mobile yang saat ini semakin canggih memaksa kamu untuk ikut memikirkan luas layar dan juga besaran resolusi yang ada pada ponsel. Lantaran dua aspek tersebut saat ini juga memengaruhi tingkat kenyamananmu saat bermain game. Layar ponsel yang luas akan memungkinkan kamu dalam mengakses hingga ke sudut-sudut tombol virtual dengan lebih leluasa. 


4. Baterai adalah Nafas Hidup Gaming di Ponsel

Baterai yang digunakan pada ponsel saat ini rata-rata berjenis Lithium-Ion (Li-Ion) serta Lithium-Polymer (Li-Po). Masing-masing jenis baterai tersebut mempunyai keunggulan serta kekurangannya tersendiri. Meski demikian, kamu tidak perlu pusing memikirkannya. Lantaran, pada dasarnya ketika membahas tentang baterai, yang terpenting yakni kapasitas, serta ketersediaan teknologi pengisian daya cepat.


5. Kapasitas Media Penyimpanan Internal

Jangan salah, walaupun sepele namun faktor ini juga harus kamu pikirkan baik-baik. Game-game keren yang beredar saat ini bukan hanya menuntut olah data serta olah grafis yang ekstrem saja, tapi juga biasanya menawarkan dalam sebuah paket aplikasi berukuran sangat besar. Bahkan tidak sedikit yang sudah melebihi hingga 1GB. Game-game seperti Mortal Kombat X, Dungeon Hunter 4, Pro Evolution Soccer, serta Injustice 2 adalah beberapa contohnya.


Masih banyak jenis ponsel yang tidak dapat menyimpan data aplikasi ke memori eksternal. Kecuali ponsel kamu sudah melakukan proses rooting. Sehingga kamu harus bisa mengatasi sempitnya ruang internal yang disediakan pabrikan. Jika ponsel tersebut berukuran 128GB atau 64GB, itu tidak masalah. Namun bagaimana jadinya jika kapasitas ROM hanya 32GB? Ukuran yang cukup minim tersebut bahkan harus terpangkas oleh data sistem serta aplikasi non-game lainnya.


6. Mencari Tahu Apakah Ada Periferal Pendukung dari Pabrikan Ponsel Tersebut

Sebuah ponsel terlebih yang tipe flagship, umumnya dirilis beserta sederet aksesoris serta periferal pendukungnya. Untuk kebutuhan gaming, periferal yang paling penting yakni gamepad. Hingga kini sebagian besar orang masih beranggapan bahwa pengalaman gaming terbaik akan diperoleh jika kamu memainkan sebuah game lewat kontrol fisik bukan tombol virtual. Tidak terkecuali gaming pada ponsel


Tidak semua ponsel mempunyai produk pendukung seperti itu. Maka dari itu, kamu dapat mengakalinya dengan membeli controller atau gamepad yang kompatibel dari vendor pihak ketiga.