Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati-hati Terjerat Pinjol Dapat Merusak Ekonomi Keluarga

Hati-hati Terjerat Pinjol Dapat Merusak Ekonomi Keluarga

Berikut ini artikel mengenai pinjaman online atau yang lebih dikenal pinjol yang saat ini sedang marak beredar di kalangan masyarakat.

Sebelumnya, pinjaman online itu apa sih? Untuk yang belum memahami pinjaman online atau pinjol yaitu pinjaman uang yang disedikan melalui jejaring sosial atau virtual.

Tidak hanya orang dewasa saja yang kecanduan pinjaman online, remaja juga saat ini sudah banyak kecanduan pinjaman online.

Karena kemajuan teknologi dalam segala bidang yang salah satunya dalam aspek finansial yang kini mempermudah layanan transaksi bahkan dalam meminjam uang.

Mungkin untuk sebagian orang dengan adanya pinjaman online atau pinjol akan sangat membantunya ketika membutuhkan uang dalam waktu yang singkat.

Akan tetapi, banyak orang yang tidak menyadari bahayanya atau dampak dari pinjaman online ini sangat berpengaruh terhadap kelanjutan perekonomian keluarga.

Selain dapat merugikan karena tersebarnya data pribadi, diteror oleh debt collector, pinjaman online juga sangat merugikan dalam segi perekonomian keluarga lho.

Yuk simak, berikut ini dampak dari pinjaman online terhadap perekonomian keluarga:

 

1. Nilai bunga terlalu besar

Pinjam online melakukan sistem dengan bunga yang tidak masuk akal, yang perlu kamu ketahui biasanya bunga di pinjaman online ini terbilang sangat besar.

Tidak jarang juga dijumpai pinjaman online ilegal yang tidak mengonfirmasi mengenai jumlah bunga, tetapi biasanya dari pihak oknum pinjol itu akan langsung menaikan bunganya.

Tentunya, dengan hal itu sangat merugikan kamu sebagai peminjam yang akan membuat jumlah angsuran meningkat drastis.

Secara langsung kamu akan memiliki hutang yang banyak, sehingga tidak jarang orang tidak mampu untuk membayarnya.

Bahkan sering juga terdapat kasus yang sampai menjual barang-barang yang ada di rumah untuk membayar angsuran atau meminjam ke pinjaman online lain untuk menutupi hutang di pinjaman online sebelumnya.

Padahal dengan seperti itu perlahan ekonomi keluarga akan hancur dengan sendirinya. Sebaiknya jika ingin meminjam uang langkah awal yang harus kamu cari tahu yaitu nilai bunganya.

Pastikan terlebih dahulu nilai bunga itu tidak memberatkan dan sesuai dengan kemampuan kamu serta terdapat aturan yang berlaku dengan jelas.

Jika ada pinjaman online yang memberi besaran bunga tidak jelas, sebaiknya kamu hindari karena kamu akan sangat dirugikan.

2. Adanya pemberlakuan denda yang tidak lazim

Selain permasalahan bunga yang besar pada peinjaman online, dalam layanan pinjol ilegal juga kerap kali memberikan denda yang tidak sesuai.

Hal itu terjadi karena pinjaman online ilegal memang tidak memiliki aturan yang jelas sehingga oknum pinjaman online dapat mengubah aturannya dengan sesuka hati mereka.

Oleh karena itu, kamu akan merasa berat dan terbebani dengan angsuran karena makin membengkak, sehingga kamu tidak mampu membayar karena kesulitan melunasi angsuran dan terlilit hutang di pinjaman online tersebut.

3. Tenor yang terlalu singkat

Biasanya pinjaman online atau pinjol memberikan tenor dengan waktu yang sangat singkat. Hal tersebut akan membuat peminjam akan lebih kesulitan untuk melunasi.

Sehingga seringkali peminjam akan meminjam ke pinjol lain untuk menutupi hutang atau bunga yang ada pada pinjol sebelumnya.

Tentunya, dengan hal itu sangat merugikan perekonomian keluarga, bukannya mengurangi hal itu malah membuat penumpukan hutang dan bunga.

4. Mendapatkan teror dan intimidasi

Hal yang paling sering dijumpai yaitu debt collector akan meneror peminjam ketika peminjam telat membayar atau tidak bisa membayar.

Teror yang dilakukan oleh debt collector biasanya berupa penipuan, pengancaman, penyebaran data pribadi, atau bahkan pelecehan s*ksual. Mengingat peminjam lebih banyak dilakukan oleh perempuan.

Tentunya, dengan adanya teror dan intimidasi akan sangat merugikan dari sisi psikis dan ekonomi keluarga. Karena dengan adanya hal itu keluarga akan merasa ketakutan sehingga akan sulit untuk mencari bantuan untuk menyelesaikan pinjaman online tersebut.

5. Terjadinya pembengkakan pinjaman

Pada umumnya seseorang yang sudah terjerat dengan pinjaman online akan kesulitan untuk lepas dari jeratan pinjol.

Hal itu terjadi karena peminjam biasanya akan merasa kesulitan untuk membayar pinjaman pada pinjol yang pertama, lalu peminjam akan melakukan pembukaan pinjaman kembali ke pinjol yang berbeda dengan harapan akan mengurangi pinjaman pada pinjol yang pertama.

Dengan tanpa disadari, hal tersebut akan membuat pembengkakan pinjamannya saja, karena meminjam kepada pinjol yang berbeda bukanlah solusi yang baik untuk keluar dari jeratan pinjaman online.

Justru hal tersebut akan membuat hutang kamu akan semakin banyak dan kamu akan makin kesulitan untuk keluar dari jeratan hutang piutang.

Sehingga karena hal tersebut secara cepat perekonomian kamu akan merosot derastis karena pada umumnya seseorang akan melakukan segala cara untuk melunasi hutangnya misalnya menjual perhiasan, kendaraan atau bahkan ada yang sampai menjual rumahnya demi melunasi dan terbebas dari jeratan pinjaman online.

 

Nah itulah beberapa poin yang dapat kamu alami jika kamu mencoba-coba untuk melakukan pinjaman online, terlebih jian pinjol tersebut ilegal.

Bukannya kamu akan di untungkan atau dibantu malah akan mendapatkan kerugian yang lebih dari apa yang kamu dapat. Maka dari itu lebih baik hindari segala pinjaman online agar ekonomi kamu tetap stabil ya.