Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Saat Ini Kamu Sedang Hampa? Mungkin Ini Penyebabnya

Pernahkah kamu merasa kesepian padahal kamu berada di tengah keramaian, atau merasa bingung dengan arah hidupmu? Jika pernah, kamu tidak perlu khawatir.

Ada begitu banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat yang bergumul dengan perasaan ini pada suatu saat dalam hidup mereka.

Terkadang perasaan ini muncul dengan alasan yang bahkan tidak mereka pahami, tidak peduli berapa banyak uang yang kamu miliki atau seberapa populer dan menariknya kamu.

Kamu mungkin merasa bahwa masih ada sesuatu yang hilang dalam hidupmu. Terkadang kehampaan yang kamu rasakan berasal dari situasi buruk yang kamu hadapi atau dari hubungan yang tidak sehat.

Namun, lebih sering rasa hampaan yang kita rasakan menandakan adanya masalah yang lebih kompleks dalam diri kita.


Kenapa Hidup Terasa Hampa?

Berikut ini kami sudah rangkumkan empat alasan yang mungkin menyebabkan hidup kamu merasa hampa.

Apa Saat Ini Kamu Sedang Hampa? Mungkin Ini Penyebabnya

1. Kamu tidak tahu siapa dirimu

Perasaan hampa yang kamu alami mungkin saja berasal dari kurangnya pemahaman kamu tentang diri sendiri.

Ketika kamu tidak mengenal siapa diri kamu, apa yang kamu inginkan, dan ingin menjadi seperti apa, hal ini dapat membuat kamu merasa seolah-olah berjalan tanpa tujuan dalam hidup.

Apakah kamu kehilangan jati diri karena pekerjaan atau hubungan kamu? Apakah kamu menghabiskan seluruh waktu untuk pekerjaan?

Atau menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga hanya untuk membuat mereka bahagia? Sesekali, ada baiknya kamu meluangkan waktu untuk dirimu sendiri.

Hal ini bertujuan agar kamu memiliki waktu yang berkualitas untuk merenungkan pikiran dan perasaan dalam diri kamu, serta mengevaluasi kembali nilai-nilai dan keyakinan kamu untuk membangun rasa identitas yang lebih kuat.

2. Kamu tidak memiliki hubungan yang bermakna

Alasan lain mengapa kamu mungkin merasa kesepian dan putus asa adalah karena kamu merasa terisolasi dan terpisah dari orang-orang di sekitar kamu.

Penelitian menunjukkan bahwa hubungan kita dengan orang lain adalah faktor yang sangat penting bagi kebahagiaan kita.

Namun bukan hanya kuantitasnya saja yang penting, tetapi juga kualitasnya. Hanya memiliki kenalan saja tidaklah cukup, karena yang paling penting adalah adanya kedekatan emosional dalam hubungan tersebut.

Meskipun kamu memiliki orang-orang yang bisa kamu temui dan ajak bicara setiap hari, tapi jika kamu tidak bisa berbagi suka dan duka atau bersikap terbuka dengan mereka, maka itu bukanlah sebuah hubungan yang bermakna.

Ada baiknya kamu memiliki lingkaran kecil orang-orang yang kamu percaya dalam hidup kamu, yang dapat kamu ajak berkomunikasi secara terbuka dan membuat kamu merasa nyaman.

Entah itu teman, kerabat, atau pasangan kamu, kita semua membutuhkan orang lain dalam hidup kita untuk membuat kita bahagia.

Ingatlah bahwa kebahagiaan sejati berasal dari adanya ikatan kedekatan emosional yang bisa dirasakan satu sama lain, bukan dari popularitas atau seberapa besar kamu disukai.

3. Kamu belum berdamai dengan masa lalu

Perasaan hampa yang kamu rasakan saat ini mungkin merupakan pertanda bahwa ada beberapa perasaan yang belum terselesaikan yang tersisa dari masa lalu kamu.

Seringkali, orang merasa sangat bingung dan kesepian setelah mengalami kehilangan, putus cinta, atau kegagalan yang signifikan dalam hidup mereka

Hal ini karena mereka secara keliru membiarkan diri mereka percaya bahwa seseorang atau sesuatu entah itu pasangan romantis, sahabat, kampung halaman, universitas, atau pencapaian tertentu mendefinisikan mereka, dan sekarang mereka tidak tahu siapa diri mereka tanpa semua itu atau apa yang harus dilakukan setelah semuanya hilang.

Meskipun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, kita semua harus belajar untuk tidak terpaku pada masa lalu kita dan terus melangkah maju dengan hidup kita.

Berkutat dengan penyesalan dan membuang-buang waktu menyalahkan diri sendiri dan mengasihani diri sendiri tidak akan ada gunanya.

Kamu harus berdamai dengan apa pun di masa lalu yang menghambat kamu, dan fokuskan kembali perhatian kamu pada tujuan selanjutnya, serta biarkan diri kamu sembuh dan tumbuh.

4. Kamu tidak memiliki impian dalam hidup

Ini adalah dilema yang paling rumit dari semua yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika kamu tidak memiliki impian yang ingin kamu wujudkan dalam hidup ini, akan sulit menemukan makna hidup kamu.

Bagaimanapun juga, sudah menjadi sifat alami manusia untuk menginginkan sesuatu bagi diri mereka sendiri.

Orang akan selalu bercita-cita untuk sesuatu yang lebih dari hal-hal biasa dan meraih kedudukan yang lebih tinggi dalam masyarakat dengan tujuan untuk menjadi lebih baik dari yang sekarang.

Entah itu menjadi seorang profesional, memulai keluarga, atau memiliki bisnis, apa pun impian tersebut, sudah cukup untuk membuat seseorang merasa dirinya berarti dan percaya bahwa mereka ditakdirkan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa dalam hidupnya.

Memiliki sesuatu yang kamu sukai dapat membuat kamu tidak merasa bosan dan hampa sepanjang waktu, karena kamu bekerja untuk sesuatu yang kamu anggap bermakna dan yang dapat membuat perubahan positif di dunia.

Pada akhirnya, satu-satunya yang dapat membantu kamu memahami alasan mengapa kamu merasa begitu hampa adalah diri kamu sendiri.

Jadi, luangkan waktu dan lihatlah jauh ke dalam diri kamu sendiri untuk memahami dari mana perasaan itu berasal.

Mungkin ada lebih dari satu alasan mengapa kamu merasa hampa. Semakin cepat kamu mengetahui apa yang membuat kamu merasa seperti ini, semakin cepat kamu bisa mengatasinya.

Prosesnya tidak akan mudah, tetapi akan sepadan karena ini akan membantu kamu menjalani hidup yang lebih bahagia dan memuaskan. Semuanya dimulai dengan memahami alasan di balik semua ini.