Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ubah Uang Menjadi Kekayaan Dengan Membangun Mesin Pencetak Uang

Ubah Uang Menjadi Kekayaan Dengan Membangun Mesin Pencetak Uang
freepik.com

Berhentilah mengejar uang, berhentilah ingin menjadi kaya tapi beralihlah untuk membangun kekayaan karena uang, kaya, dan kekayaan itu tiga hal yang berbeda.

Selama ini banyak orang mengira ketika kita mempunyai banyak uang kita itu pasti akan kaya, namun belum tentu seperti ini.

Sebenarnya uang itu hanyalah alat tukar, uang hanyalah energi ekonomi yang mampu menjadi alat untuk menghadirkan berbagai sumber daya ekonomi yang kita butuhkan.

Dengan uang kita bisa menjadi kaya, dengan uang kita juga bisa membangun kekayaan. Pendek kata, uang hanyalah alat yang sifatnya netral.

Tapi pada suatu saat uang itu bisa jadi tidak berguna, uang itu bisa jadi tidak bermanfaat apapun ketika uang itu tidak bisa kita tukarkan dengan sesuatu yang kita butuhkan.

Misalnya, kamu terjebak di hutan, kamu kelaparan, kamu kehausan, tapi kamu punya uang satu miliar. Pertanyaannya, apakah uang itu akan berguna? Tentu saja tidak!

Karena memang fungsi uang hanyalah sebagai alat tukar, hanyalah sebagai energi ekonomi untuk membeli sumber daya yang kita butuhkan.

Memang banyak orang mengira ketika kita punya banyak uang berarti kaya, karena memang kaya itu sebenarnya status, kaya itu sebenarnya persepsi seseorang yang menempatkan kita pada level sosial tertentu dalam masyarakat.


Di masyarakat kita, ketika kamu punya mobil Ferrari akan dianggap lebih kaya jika dibandingkan dengan mereka yang punya mobil Avanza.

Ketika kamu bisa memakai jam tangan dengan merek Rolex atau Patek Philippe akan dianggap sebagai pengusaha sukses jika dibandingkan mereka yang menggunakan jam dengan merek Seiko atau sejenisnya.

Semua itu adalah simbol, simbol bahwa orang kaya adalah orang yang dipandang punya kemampuan dan status sosial yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang lain. Padahal belum tentu mereka benar-benar kaya.

Misalnya, mereka yang punya uang 100 juta dan tidak punya hutang atau mereka yang punya uang 1 miliar tapi hari ini punya tanggungan hutang sebesar 2 miliar. Menurut kalian, siapa yang lebih kaya?

Mereka yang punya mobil Ferrari, rumah mewah, tapi semuanya hutang dan semua harus dibayar setiap bulan atau mereka yang punya mobil Avanza, rumah biasa-biasa saja, tapi semua dilakukan secara tunai dan mereka tidak punya hutang sedikitpun.

Secara kasat mata, mereka yang punya Ferrari dan rumah mewah itu dianggap akan lebih kaya jika dibandingkan dengan mereka yang punya mobil Avanza dan rumah yang biasa-biasa saja karena memang inilah kaya.

Kaya itu hanya status. Jika kamu mengejar uang dan mengejar kaya, maka kamu itu hanya mengejar nilai tukar dan mengejar status.

Karena uang tidak otomatis bisa membuat kamu menjadi kaya dan uang juga tidak otomatis bisa membuat kamu membangun kekayaan.


Apa itu kekayaan? 

Apa itu kekayaan?
freepik.com

Kekayaan adalah sebuah kondisi di mana kamu bisa menghasilkan uang terus-menerus atau sebuah situasi di mana kapanpun kamu, di manapun kamu, uang selalu mampu kamu hasilkan. Pendek kata, kekayaan adalah alat mesin pencetak uang.

Sekarang kamu sudah mengerti bahwa uang itu hanyalah sebagai alat tukar, hanyalah sebagai sumber daya ekonomi yang bisa membuat kita mendapatkan sesuatu.

Sedangkan kaya itu hanyalah status, hanyalah pandangan orang lain, hanyalah persepsi dari orang luar terhadap kita.

Sementara kekayaan itulah mesin uang, itulah kekuatan sebenarnya yang membuat orang itu bisa semakin mendapatkan banyak uang, bisa semakin benar-benar kaya.


Bagaimana Caranya Membangun Kekayaan?

Bagaimana Caranya Membangun Kekayaan?
freepik.com

Ketika kamu ingin membangun kekayaan, kamu harus mengubah apa yang kamu punya sekarang. 

Jika kamu punya uang maka kamu harus mengubah uangmu untuk menjadi kekayaan. Jika kamu punya pekerjaan maka kamu harus mengubah pekerjaanmu menjadi kekayaan. Jika kamu punya bisnis maka kamu harus mengubah bisnismu menjadi kekayaan. 

Apapun yang kamu punya harus mampu kamu ubah menjadi kekayaan, dan kekayaan sebagai mesin pencetak uang itu mempunyai tiga ciri utama.

1. Kekayaan memiliki sistem dan mekanisme

Di mana ketika kamu tinggal sekalipun, ketika kamu jalan-jalan, ketika kamu tidur, mesin pencetak uang itu tetap bekerja. Mereka tetap mampu menghasilkan uang.

Jadi mulai sekarang berpikirlah bagaimana pekerjaanmu bisa kamu ubah menjadi sebuah sistem yang di mana ketika kamu tidak bisa menyelesaikannya, ada orang lain yang terlibat di sana untuk menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabmu.

Bagaimana bisnismu tidak lagi tergantung padamu tapi bisnis itu punya mekanisme, punya sistem yang ketika kamu tidak hadir di sana, bisnismu tetap berjalan.

Bagaimana uangmu mampu kamu tempatkan menjadi sebuah sistem, di mana uangmu itu otomatis bertambah menjadi lebih banyak tanpa kamu terlibat di dalamnya.

2. Kekayaan adalah keberlanjutan

Misalkan kamu mempunyai sebuah bisnis, kamu menghasilkan barang kemudian barang itu dibeli oleh orang.

Selama barang itu dibeli oleh orang maka selama itu juga kita bisa mendapatkan uang dan begitu seterusnya. 

Kekayaan bukanlah sesuatu yang bisa kita dapat sekali, tapi ada repetisi, ada pengulangan, dan ada proses berkali-kali.

Dimana selama orang membutuhkan apa yang kita hasilkan, selama itu juga kita bisa menghasilkan uang.

Misalnya kamu punya usaha cuci mobil kemudian kamu memberikan layanan terbaik, kamu menyediakan ruang tunggu, memberikan snack dan minuman gratis untuk mereka.

Sementara hasil dari cuci mobilmu juga sangat bagus sehingga banyak orang sangat puas.

Karena kepuasan inilah kemudian banyak orang selalu datang kepada kamu, di titik ini apa yang namanya keberlanjutan itu sedang kamu lakukan.

Ciri dari kekayaan adalah selalu ada proses kontinuitas keberlanjutan dan pengulangan, bukan sesuatu yang ketika kamu dapat sekali dan kemudian besok stop, besok berhenti.

Jika kamu hari ini dapat uang 1 miliar tapi merugikan orang lain, artinya ini tidak sustainable, tidak berlanjut. Kamu hanya dapat sekali tapi kemudian besok belum tentu dapat lagi.

Sementara kekayaan itu ada sustainable, selain punya sistem tapi juga harus ada sustainable, harus ada keberlanjutan, harus ada repetisi, harus ada pembelian berulang-ulang oleh orang lain terhadap produk kita.

3. Kekayaan adalah ada reinvestasi

Ada proses membuat kekayaan itu membesar, membuat kekayaan itu bertumbuh. 

Jika hari ini kamu punya satu bisnis, katakanlah kamu punya bisnis bakso maka bagaimana caranya kamu gunakan uang dari keuntungan bisnis itu untuk melakukan investasi ulang.

Membuat dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 4, dari 4 menjadi 8, dari 8 menjadi 16 begitu seterusnya sampai akhirnya kamu punya bisa jadi 100 bakso yang kemudian tersebar di hampir 100 kota.

Pada titik ini jika kamu ingin membangun kekayaan maka harus punya sebuah sistem. Kamu harus mampu dan mau melakukan reinvestasi dan harus membangun keberlanjutan.

Maka ubahlah uangmu menjadi kekayaan, ubahlah pekerjaanmu menjadi kekayaan dan ubahlah bisnismu menjadi kekayaan.


Tidak bisa dipungkiri bahwa dari pekerjaan, dari uang dan dari bisnis, bisnis adalah mesin uang paling cepat untuk menghasilkan uang .Tapi sayang banyak orang bisnisnya hanya sebatas membuat dia menjadi kaya.

Kapan itu terjadi? 

Tidak bisa dipungkiri bahwa dari pekerjaan, dari uang dan dari bisnis, bisnis adalah mesin uang paling cepat untuk menghasilkan uang .Tapi sayang banyak orang bisnisnya hanya sebatas membuat dia menjadi kaya.
freepik.com

- Ketika kita menghasilkan uang dari bisnis kemudian uang dari bisnis itu tidak kita lakukan investasi ulang.

Kita menggunakan uangnya untuk membangun rumah, untuk membeli mobil yang pada saatnya nanti ketika bisnis itu mengalami kesulitan maka kita tidak punya uang untuk membangun dan membesarkan bisnis itu.

Di titik ini banyak orang menjadikan bisnisnya sebagai bisnis sapi perah, hanya diambil hasilnya tapi tidak dirawat dan dibesarkan bisnisnya.

-  Ketika bisnis itu sangat tergantung pada kita, ketika kita sakit maka bisnis tersebut akan terganggu. Setiap hari harus ke kantor untuk mengelola semuanya dan kita ragu untuk mendelegasikan kepada orang lain.

Pada titik ini bisnis itu hanya sanggup membuat kita menjadi kaya, hanya sanggup membuat kita untuk membeli rumah dan mobil.

Sehingga orang lain memandang kita sebagai orang kaya, karena kaya itu status, sementara kekayaan yang sebenarnya adalah mesin uang.

Baca juga: Ingin Kaya? Tirulah Kebiasaan Ini dari Orang Kaya Menurut Robert Kiyosaki

Itulah perbedaan mendasar dari uang, kaya dan kekayaan. Mulai sekarang berhentilah mengejar uang, berhentilah ingin menjadi kaya, tapi fokus lah membangun kekayaan.